6 Modul Drupal Yang Wajib Anda Miliki di Website Anda

CODEORAYO COMMUNITY General Website & Development 6 Modul Drupal Yang Wajib Anda Miliki di Website Anda

  • Post
    codeorayo
    Keymaster
    none
    Jika Anda menggunakan Drupal, mungkin Anda bingung modules apa saja yang harus Anda punya di website Anda. Bagi Anda yang kurang familiar, modules pada Drupal memiliki fungsi yang sama dengan plugin pada WordPress. Anda bisa membuat website menjadi hebat hanya dengan menginstall module-module ini.

    Drupal adalah salah satu content management system (CMS) yang popular di dunia karena keunikan dan fleksibilitasnya. Anda juga bisa memperluas fungsinya dengan menggunakan ribuan modul Drupal yang tersedia. Setiap modul Drupal menambahkan fungsi yang berbeda ke website Anda. Untuk webmaster baru, akan sangat sulit untuk memilih di antara modul yang berbeda. Jika Anda tmenginstall terlalu banyak modul pada website Anda, Anda hanya akan membebani website Anda dan membuatnya lambat. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memilah-milih modul apa yang sebaiknya Anda gunakan di website anda.

    Modul Drupal yang Wajib Anda Miliki

    Modul Drupal 8

    Drupal 8 adalah content management system yang terbaru dan fleksible yang dapat memberikan Anda digital experience yang lebih baik. CMS yang satu ini memberikan banyak modul yang bisa membantu website Anda menjadi lebih hebat. Berikut adalah 8 modul yang harus Anda miliki di website Drupal 8 Anda.

    Admin Toolbar

    Module yang satu ini adalah salah satu alternative untuk menggantikan modul admin menu pada Drupal 8. Modul ini memberi menu drop-down agar Anda dapat mengakses sub-items yang ada pada toolbar. Tool ini dapat membantu para developer – jadi tool ini membantu meningkatkan user experience untuk developer dan administrators. Anda bisa mendownload Admin Toolbar disini.

    IMCE

    Modul yang satu ini bekerja sebagai uploader gambar atau file yang mendukung personal directories.

    Berikut ini adalah beberapa fitur utama dari IMCE:

    [list=*]

  • [*]Melakukan basic file operations seperti upload dan delete
  • [*]Melakukan image operations seperti resize, create thubnails, dan preview
  • [*]Mendukung private file system
  • [*]Menandai batas yang dapat dikonfigurasi untuk peran pengguna: ukuran file per upload, kuota direktori, ekstensi file, dan sebagainya.
  • [*]IMCE menyediakan folder personal dan shared untuk penggunanya
  • [*]Bertanggung jawab untuk FTP – seperti directory navigation
  • [*]IMCE bisa melakukan file sorting berdasarkan nama, ukuran, dimensi, dan tanggal
  • [*]Menyediakan built-in support untuk inline image/file insertion ke area text
  • [*]Memperbolehkan Anda untuk memilih beberapa file dalam waktu yang sama
  • [/list]

    Anda bisa mendownload IMCE di website resmi Drupal.

    PathAuto

    PathAuto adalah salah satu module Drupal yang harus Anda punya. Module ini membantu Anda mengumpulkan URL yang SEO-friendly. URL ini sangat penting karena mereka akan memastikan bahwa website Anda akan mendapat ranking yang tinggi di search engine. Seorang user tidak harus secara spesifik menentukan path alias secara manual. Tools ini bisa menjadi tool yang sangat membantu developer Drupal untuk menyimpan waktu.

    Devel

    Devel adalah modul Drupal 8 yang penting. Module yang satu ini menyediakan berbagai informasi yang dikombinasikan dengan testing toolnya. Ini membantu untuk memberikan insight yang lebih baik tentang sistem yang Anda operasikan. Dengan fitur ini, Anda dapat mengidentifikasi pelambatan website yang potensial terjadi dan menjadikan Anda lebih produktif pada akhirnya. Jadi, ini adalah modul khusus untuk developer debugging.

    Devel sendiri memang penuh dengan fitur dan menggabungkan banyak sub-modul seperti: WebProfiler, Generate Content, dan Drush. WebProfiler menambahkan footer ke semua halaman website dan juga memberitahu tentang jumlah kueri yang dihasilkan dan memberi Anda informasi tentang permintaan tersebut; seperti misalnya berapa banyak cache dikonsultasikan. Selain itu, WebProfiler juga memberi tahu Anda tentang berapa banyak cache yang terlewat atau tidak ada. Jadi, WebProfiler memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cara kerja situs web Anda, dan cara mendebugnya.

    Singkatnya, ini membantu admin untuk meninjau pemanfaatan sumber daya, efektivitas cache, Views, dan banyak lagi. Selanjutnya, sub-modul Generate Content menghasilkan data contoh untuk website Drupal Anda. Ini akan sangat membantu jika Anda perlu menguji situs Anda dengan pengguna dummy, konten, dan data lainnya. Generate content akan menghasilkan semuanya untuk Anda dalam beberapa saat. Terakhir, Drush menambahkan fitur untuk mengakses fungsi Devel melalui command line.

    Google Analytics

    Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Google Analytics. Drupal sendiri sudah memiliki module yang bisa meletakkan tracking system dan interface admin di website Drupal Anda. Ini membantu Anda untuk mengkustomisasi fitur statistic yang Anda butuhkan di website Anda. Berikut adalah beberapa fitur Google Analytics yang tersedia di module Google Analytics untuk Drupal.

    [list=*]

  • [*]Memperbolehkan single/multi/cross domain tracking
  • [*]Melacak users, roles, dan pages tertentu sesuai yang Anda mau
  • [*]Memonitor jenis links apa yang akan Anda track
  • [*]Memonitor file yang didownload dari page website Anda
  • [*]Menyediakan custom code snippets
  • [*]Menambahkan support AdSense dan Demographics & Interest support
  • [*]Menjadikan alamat IP pengunjung menjadi anonymous
  • [*]Mendukung tracking pesan Drupal dan Modal dialog tracking
  • [*]Meng-cache kode Google Analytics di server local Anda untuk meningkatkan waktu loading halaman website
  • [*]Menyediakan support Enhanced Link Attribution
  • [*]Menyalakan User ID tracking across devices
  • [/list]

    Google Analytics tentunya adalah module Drupal 8 yang harus Anda miliki. Module ini membantu Anda untuk membaca Google Analytics dan melakukan pengaturan Google Analytics pada website Drupal Anda.

    Chaos Tool Suite

    Modul ini penting jika Anda menginginkan developer experience yang lebih baik. Ini membantu untuk membuat plugin khusus dan exportables. Ini juga berisi modul Page Manager yang mengelola halaman panel. CTools diperlukan oleh Views di Drupal 7 sehingga kemungkinan setiap situs D7 akan menyertakan modul ini. Sekarang, ini juga tersedia untuk Drupal 8 sebagai versi terbaru yang dirilis pada bulan April 2017. Ini termasuk banyak alat untuk melakukan tugas yang berbeda sebagai berikut:

    [list=*]

  • [*]Plugin untuk memudahkan modul lain mengimplementasikan plugin dari file .inc.
  • [*]AJAX untuk memudahkan penanganan permintaan AJAX oleh server dan memberi tahu klien apa yang harus dilakukan dengan mereka.
  • [*]Form tools untuk memudahkan pemrosesan forms dengan AJAX.
  • [*]Object caching tool untuk cache dan mengedit objek di beberapa permintaan halaman
  • [*]Modal dialog tool untuk memudahkan embedding dalam dialog modal.
  • [*]Sebuah dependent tool yang bekerja sebagai widget formulir sederhana. Itu membuat item formulir muncul / menghilang berdasarkan pilihan di item lain.
  • [*]Alat CSS untuk cache dan sanitasi CSS dengan mudah untuk membuat user-input CSS aman.
  • [/list]

    Simpulan

    Sekarang, Anda sudah tahutentang modul Drupal yang harus dimiliki. Jadi, Anda dapat menyesuaikan website dengan menggunakan module ini agar kinerja website Anda tinggi dengan adanya fitur-fitur yang signifikan. Dengan modul Drupal, membangun situs impian Anda menjadi lebih mudah. Seperti yang bisa Anda lihat, modul Drupal dapat membantu Anda memperluas fungsi situs web.

    https://www.dewaweb.com/blog/6-modul-drupal-yang-wajib-anda-miliki-di-website-anda/

Viewing 1 replies (of 1 total)
Viewing 1 replies (of 1 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.