A.11. Operator

  • Post
    codeorayo
    Keymaster
    none
    A.11. Operator

    Bab ini membahas mengenai macam operator yang bisa digunakan di Go. Secara umum terdapat 3 kategori operator: aritmatika, perbandingan, dan logika.

    A.11.1. Operator Aritmatika

    Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk operasi yang sifatnya perhitungan. Go mendukung beberapa operator aritmatika standar, list-nya bisa dilihat di tabel berikut.

    Tanda Penjelasan

    + penjumlahan

    – pengurangan

    * perkalian

    / pembagian

    % modulus / sisa hasil pembagian

    Contoh penggunaan:

    var value = (((2 + 6) % 3) * 4 – 2) / 3

    A.11.2. Operator Perbandingan

    Operator perbandingan digunakan untuk menentukan kebenaran suatu kondisi. Hasilnya berupa nilai boolean, true atau false.

    Tabel di bawah ini berisikan operator perbandingan yang bisa digunakan di Go.

    Tanda Penjelasan

    == apakah nilai kiri sama dengan nilai kanan

    != apakah nilai kiri tidak sama dengan nilai kanan

    < apakah nilai kiri lebih kecil daripada nilai kanan <= apakah nilai kiri lebih kecil atau sama dengan nilai kanan > apakah nilai kiri lebih besar dari nilai kanan

    >= apakah nilai kiri lebih besar atau sama dengan nilai kanan

    Contoh penggunaan:

    var value = (((2 + 6) % 3) * 4 – 2) / 3

    var isEqual = (value == 2)

    fmt.Printf(“nilai %d (%t) n”, value, isEqual)

    Pada kode di atas, terdapat statement operasi aritmatika yang hasilnya ditampung oleh variabel value. Selanjutnya, variabel tersebut tersebut dibandingkan dengan angka 2 untuk dicek apakah nilainya sama. Jika iya, maka hasilnya adalah true, jika tidak maka false. Nilai hasil operasi perbandingan tersebut kemudian disimpan dalam variabel isEqual.

    Penggunaan operator perbandingan

    Untuk memunculkan nilai bool menggunakan fmt.Printf(), bisa gunakan layout format %t.

    A.11.3. Operator Logika

    Operator ini digunakan untuk mencari benar tidaknya kombinasi data bertipe bool (bisa berupa variabel bertipe bool, atau hasil dari operator perbandingan).

    Beberapa operator logika standar yang bisa digunakan:

    Tanda Penjelasan

    && kiri dan kanan

    || kiri atau kanan

    ! negasi / nilai kebalikan

    Contoh penggunaan:

    var left = false

    var right = true

    var leftAndRight = left && right

    fmt.Printf(“left && right t(%t) n”, leftAndRight)

    var leftOrRight = left || right

    fmt.Printf(“left || right t(%t) n”, leftOrRight)

    var leftReverse = !left

    fmt.Printf(“!left tt(%t) n”, leftReverse)

    Hasil dari operator logika sama dengan hasil dari operator perbandingan, yaitu berupa boolean.

    Penerapan operator logika

    Berikut penjelasan statemen operator logika pada kode di atas.

    leftAndRight bernilai false, karena hasil dari false dan true adalah false.

    leftOrRight bernilai true, karena hasil dari false atau true adalah true.

    leftReverse bernilai true, karena negasi (atau lawan dari) false adalah true.

    Template t digunakan untuk menambahkan indent tabulasi. Biasa dimanfaatkan untuk merapikan tampilan output pada console.

    https://dasarpemrogramangolang.novalagung.com/11-operator.html

    Ampuh! Ini rahasia mengembangkan aplikasi secara instan, tinggal download dan kembangkan. Gabung sekarang juga! Premium Membership [PRIVATE] https://premium.codeorayo.com
  • You must be logged in to reply to this topic.