Berpikir Komputasi dalam Software Engineering

  • Post
    codeorayo
    Keymaster
    none
    Otak manusia adalah sebuah keajaiban yang diberikan Tuhan kepada semua makhluk hidup yang ada di bumi. Tetapi setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda meskipun secara penelitian, semua perangkat keras manusia (otak) atau bisa disebut denga bio-komputer manusia adalah sama. Yang menjadi pembeda dari tiap-tiap orang dalam mengoperasikan bio-komputer adalah dari program yang dijalankan untuk menggunakan bio-komputer tersebut. Pada dasarnya semua manusia dapat melatih program tersebut sehingga dapat mengoperasikan bio-komputer secara optimal.

    Salah satu penerapan dari cara melatih program berpikir bio-komputer, diterapkan dalam sebuah matakuliah pada Rekayasa Perangkat Lunak yang disebut dengan “BERPIKIR KOMPUTASI”. Berpikir komputasi adalah sebuah metode pemecahan masalah dengan mengaplikasikan/melibatkan teknik yang digunakan oleh software engineer dalam menulis program. Berpikir komputasi tidak berarti berpikir seperti komputer, melainkan berpikir tentang komputasi di mana sesorang dituntut untuk memformulasikan masalah dalam bentuk masalah komputasi dan menyusun solusi komputasi yang baik (dalam bentuk algoritma) atau menjelaskan mengapa tidak ditemukan solusi yang sesuai. Ada beberapa teknik komputasi, diantaranya:

    1. Dekomposisi: Yaitu kemampuan untuk memecah tugas (masalah) kompleks menjadi tugas-tugas kecil yang lebih rinci. Misalnya memecah ‘kopi susu’ berdasarkan komponen penyusunnya: kopi, gula, susu dan air panas.

    2. Pengenalan pola: Yaitu kemampuan untuk mengenal kesamaan atau perbedaan umum yang nantinya akan membantu dalam membuat prediksi. Misalnya mengenal pola penjualan saham.

    3. Generalisasi pola dan abstraksi: Kemampuan menyaring informasi yang tidak dibutuhkan dan menarik generalisasi dari informasi yang dibutuhkan sehingga seseorang dapat menggunakan informasi tersebut untuk menyelesaikan masalah yang serupa. Contohnya dalam menentukan posisi di bumi dapat digeneralisasi dengan menggunakan titik koordinat bujur dan lintang.

    4. Perancangan algoritma: Adalah kemampuan untuk menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah. Contohnya merancang langkah-langkah membuat kopi susu, dimulai dari mempersiapkan air panas, cangkir, sendok serta mencampur kopi, gula dan susu, mengaduk hingga menghidangkan.


       

      http://se.ittelkom-pwt.ac.id/berpikir-komputasi-dalam-software-engineering/

    • You must be logged in to reply to this topic.