Cara Menjadi Web Developer: Saya Harus Mulai Dari Mana?

  • Post
    codeorayo
    Keymaster
    none
    Front-end Development

    Front-end memuat apa pun yang dilihat oleh user atau pengunjung situs. Bagian ini terdiri atas desain website secara keseluruhan, menu, tombol interaksi, dan gambar untuk meningkat pengalaman user saat mengeksplorasi website kita. Mengapa disebut sebagai front-end? Hal ini dikarenakan front-end menyerupai bagian depan atau display toko yang menampilkan informasi atau gambaran umum tentang suatu toko sebelum Anda memasukinya.

    Front-end developer dituntut untuk kreatif dan memiliki skill desain yang bagus dan mumpuni. Tidak hanya membuat tampilan situs terlihat lebih menarik, front-end developer juga bertugas untuk memikirkan cara berinteraksi dengan pengunjung situs, kemudahan dalam navigasi, dan kenyamanan saat user membuka dan mengakses website. Seorang front-end developer harus menguasai HTML, CSS, dan bahasa pemrograman JavaScript.

    Sementara itu, back-end developmennt berkaitan dengan penulisan kode sehingga tidak mungkin akan terlihat oleh user. Umumnya, back-end development meliputi perbaikan atau peningkatan fungsi sistem, API, library, dan sejenisnya. Singkat kata, back-end development berarti bekerja dengan kode yang tidak dapat dilihat oleh user secara lagsung.

    HTML & CSS

    HTML mewakili berbagai konten, seperti teks paragraf, headline, dan tabel. Dikenal sebagai salah satu bahasa pemrograman paling mudah untuk dipelajari, HTML merupakan poin pertama yang harus diketahui oleh developer apa pun. Apa pun bidang development yang dipilih, Anda wajib mempelajari HTML agar tahu cara membuat dan mengelola website. CSS, di sisi lain, digunakan untuk ‘mengutak-atik’ konten yang dibuat dengan HTML. Anggap saja website Anda adalah sekaleng sup. HTML adalah sup dan teks yang tertera pada label nama kaleng, sedangkan CSS adalah desain dan tata letakna.

    Tempat yang paling tepat untuk belajar pemrograman web, khususnya pengembangan HTML dan CSS adalah BitDegree. Di platform ini, Anda bisa mempelajari kursus interaktif terkait HTML & CSS. Semua pelajaran mengenai coding sudah tersedia pada situs dan bisa dibaca dan diterapkan kapan saja dan Anda tak perlu mengunduhnya jika ingin belajar. Di akhir kursus, Anda sudah bisa membuat dan mengaktifkan sebuah website sederhana. Kursus ini hanya membutuhkan waktu sehari atau dua hari untuk dipelajari.

    JavaScript

    Setelah CSS & HTML, maka bidang lain yang perlu dipelajari adalah JavaScript. JavaSript digunakan untuk ‘menghidupkan’ website. Bidang ini harus dikuasai dengan baik karena dunia bisnis saat ini sedang membutuhkan website yang dinamis dan interaktif.

    Dengan JavaScript, Anda bisa membuat website yang interaktif dengan beragam fungsionalitas, misalnya tombol like Facebook, retweet Twitter, dan lainnya. JavaScript menghadirkan representasi visual bagi user serta membantu web developer untuk ‘mencatat’ apa yang diklik oleh user.

    Back-end Development

    Biasanya, back-end berhubungan dengan database. Backend dari suatu website sama seperti ruang penyimpanan suatu toko, yang tentu saja tidak bisa dilihat ataupun dimasuki oleh para pengunjung bahkan pelanggan. Namun, ruang penyimpanan ini adalah bagian terpenting dari toko.

    Umumnya orang-orang yang bekerja sebagai backend developer dikenal sebagai problem solver terbaik, selalu memakai pikiran logis dalam menjalani kehidupan, dan lebih tertarik pada fungsi daripada tampilan website. Back-end developer menggunakan bahasa pemrograman dari sisi server, seperti PHP dan SQL. Pemahaman dasar tentang HTML & CSS juga diperlukan untuk menyediakan data dalam bentuk yang rapi.

    SQL

    Jika website Anda mengumpulkan berbagai informasi dari user, seperti alamat email, nama, nama terakhir, dan lain-lain, maka informasi ini harus dimpan dalam database. Dalam database, SQL digunakan untuk memfilter, menambahkan, menghapus, bahkan menggabungkan informasi seperti yang disebutkan di atas. Misalkan saja database adalah ruang penyimpanan atau gudang toko. Walaupun ruangnya besar dan ada banyak barang di dalamnya, Anda memiliki seorang karyawan yang bisa mengaturnya dengan baik. Karyawan ini mengetahui informasi semua barang yang disimpan, tapi dia hanya bisa berbicara dalam bahasa SQL. Jadi, untuk memintanya melakukan sesuatu atau mengirim instruksi, Anda harus menggunakan bahasa SQL.

    Kursus online adalah salah satu tempat terbaik untuk belajar menjadi web developer, khususnya SQL. Pahami dan kuasai SQL melalui Tutorial Interaktif SQL: Belajar Command SQL dan Berlatih SQL Online. Coding bisa dipelajari langsung di browser dan waktu yang dibutuhkan pun tidaklah lama. Kursus online ini bisa menjadi panduan terbaik bagi Anda untuk membuat proyek pertama Anda.

    PHP

    Agar website Anda lebih fungsional, gunakan PHP. Bahasa pemrograman ini merupakan hal yang sebaiknya dipelajari karena berkaitan dengan komunikasi antara website dan database. Sering melihat formulir login kan? Supaya Anda tahu, formulir tersebut dibuat dengan menggunakan PHP. Pada saat Anda mengetikkan informasi login, PHP akan mempelajari dan mengecek database apakah informasi yang dimasukkan benar atau tidak. Jika benar, maka Anda akan bisa masuk ke akun atau dashboard. Untuk mempelajari PHP, mulailah dengan kursus ini – Belajar PHP Online: Dasar-dasar PHP yang Dijelaskan Melalui Tutorial Interaktif PHP.

    Biasanya kursus-kursus yang baik akan menggunakan metode interaktif sehingga Anda bisa segera belajar coding dan menjadi web developer andal. Anda pun tak perlu setup local development environmet terlebih dulu untuk belajar coding. Menuliskan, mengetes, dan melihat tampilan coding adalah tujuan Anda belajar pemrograman web. Dan sekarang Anda sedang menuju impian Anda, yakni menjadi web developer. Apabila ingin belajar web developer, pilihlah apakah Anda ingin menjadi front-end atau back-end developer, dan mulailah mempelajari bahasa pemrograman terkait.

    https://www.hostinger.co.id/tutorial/cara-menjadi-web-developer/

  • You must be logged in to reply to this topic.