Penjelasan Assignment Operator (Operator Penugasan)

  • Post
    codeorayo
    Keymaster
    none
    Penjelasan Assignment Operator (Operator Penugasan)

    [img width=600,height=451]https://www.belajarcpp.com/wp-content/uploads/2018/01/2.-Post-Image-2.png[/img]Assignment Operator (

    Code:

    =

    )Operator penugasan atau dalam bahasa inggris disebut sebagai Assignment Operator. Merupakan operator dengan tanda ( 

    Code:

    =

     ) yang digunakan untuk memberi nilai kepada tujuan.Bentuk Penulisan

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]1[/td] [td]

    Code:

    tujuan = sumber

    [/td]

    Nilai yang diletakan pada 

    Code:

    sumber

     akan di salin ke 

    Code:

    tujuan

    .

    Contoh Penulisan

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]1[/td] [td]

    Code:

    x = 5;

    [/td]

    Pernyataan di atas merupakan operasi dari operator penugasan dimana sumber berada pada sisi kanan dan tujuan berada pada sisi kiri. menyalin nilai integer 

    Code:

    5

     kepada variabel 

    Code:

    x

    , tugas operasi selalu berlangsung dari kanan ke kiri dan tidak pernah sebaliknya.Contoh Penulisan

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]1[/td] [td]

    Code:

    x = y;

    [/td]

    Ekspresi di atas menyalin nilai yang dimiliki oleh variabel 

    Code:

    y

     kepada variabel 

    Code:

    x

    , dan jika pada variabel 

    Code:

    x

     sebelumnya memang sudah memiliki nilai sendiri maka nilai pada variabel 

    Code:

    x

     akan digantikan dengan nilai baru yang dimiliki oleh variabel 

    Code:

    y

    .Contoh Program

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]
    [/td]
    [td]

    Code:

    #include

    Code:

    using

    Code:

    namespace

    Code:

    std;

     

    Code:

    int

    Code:

    main ()

    Code:

    {

    Code:

       

    Code:

    int

    Code:

    x, y;        

    Code:

    // x:?,  y:?

     

    Code:

       

    Code:

    x = 10;          

    Code:

    // x:10, y:?

    Code:

       

    Code:

    y = 6;           

    Code:

    // x:10, y:6

    Code:

       

    Code:

    x = y;           

    Code:

    // x:6,  y:6

    Code:

       

    Code:

    y = 2;           

    Code:

    // x:6,  y:2

     

    Code:

       

    Code:

    cout <<

    Code:

    “x : “

    Code:

    <

    Code:

       

    Code:

    cout <<

    Code:

    “y : “

    Code:

    <

    Code:

       

    Code:

    return

    Code:

    0;

    Code:

    }

    [/td]

    Program di atas akan menghasilkan keluaran pada CLI yang menyatakan hasil akhir dari variabel 

    Code:

    x

     dan 

    Code:

    y

    .

    x: 6

    y: 2

    Operasi penugasan biasanya berisi sebuah ekspresi yang dapat dievaluasi, yang memungkinkan kita melakukan operasi sebelum kita salin ke pada tujuan. Sebagai contoh :

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]1[/td] [td]

    Code:

    y = 2 + (x = 5);

    [/td]

    Dalam contoh di atas, 

    Code:

    x

     diberi nilai 

    Code:

    5

     dan 

    Code:

    y

     mendapatkan nilai dari penjumlahan 

    Code:

    2

     ditambah nilai 

    Code:

    x

     yang sudah memiliki nilai 

    Code:

    5

    , atau setara dengan.

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]12[/td] [td]

    Code:

    x = 5;

    Code:

    y = 2 + x;

    [/td]

    dengan itu 

    Code:

    y

     mendapatkan nilai 

    Code:

    7

     dari penjumlahan 

    Code:

    2 + 5

    .Ekspresi berikut ini juga berlaku pada Bahasa Pemrograman C/C ++ :

    [table]

    [tr]

    [/tr]

    [/table]

    [td]1[/td] [td]

    Code:

    x = y = z = 5;

    [/td]

    Ini memberikan nilai 5 ke tiga variabel: 

    Code:

    x

    Code:

    y

     dan 

    Code:

    z

    , cara kerjanya selalu dimulai dari kanan-ke-kiri.TambahanJika pembaca mengikuti pembelajaran di belajarcpp.com dan menyadari dan beripikiran bahwa pengertian operator penugasan di atas mirip seperti pengertian inis@ialisasi.Maka akan penulis jelaskan bahwa operator penugasan dan inisialisasi itu berbeda, inisialisasi memang menggunakan operator penugasan, tapi dari segi keseluruhan penyataan itu disebut sebagai inisialisasi karena apa yang ditugaskan merupakan variabel baru yang saat itu juga di buat dan langsung diberikan nilai.Jika operator penugasan merupakan tanda operasi 

    Code:

    =

    , dan sebuah pernyataan bisa disebut operasi penugasan jika keadaan variabel-variabel tersebut ada dan mereka semua sudah dibuat sebelumnya.

    Ampuh! Ini rahasia mengembangkan aplikasi secara instan, tinggal download dan kembangkan. Gabung sekarang juga! Premium Membership [PRIVATE] https://premium.codeorayo.com
  • You must be logged in to reply to this topic.